SPA Empowering Forum III (SEF III)

Acara SEF pertemuan ketiga ini diisi oleh RUA Zainal Fanani seorang Master NLP (Neuro Linguistic Programm) yang juga Ketua Yayasan SPA dengan menceritakan tentang Adam Khoo (AK) yg sejak. Diawali dengan masa kanak2 AK yang super Nakal bahkan bisa dikatakan sangat brengsek saat itu. Sejak SD, AK tidak naik kelas dua kali. Saat tahun peringkat terakhir di SD, AK diluluskan oleh gurunya dengan “terpaksa”.

Kemudian AK disekolahkan Ibunya ke SMP Ping Yi, sebuah sekolah menengah pertama yang seluruh siswanya sudah dipastikan bermasalah dan tidak diterima SMP lainnya (reguler). Bahkan di SMP tersebut rangkingnya ke 154 dari 162 siswa.

Saat liburan di SMP tersebut, ibunya yg sudah kebingungan harus berbuat apa untuk anaknya membaca sebuah iklan di suratkabar yang menyediakan Jasa Liburan Khusus untuk anak-anak bermasalah. Sayangnya, saat itu Ibunda Adam Khoo hanya memiliki tabungan $ 20 Singapore. Padahal biayanya saat itu $ 28. Akhirnya, dengan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi anaknya, Ibunda Adam Khoo memberanikan diri sisa dari kekurangan biaya tersebut untuk pinjam ke sana-sini.

Awalnya AK menanggapi acara liburan sekolah tersebut dengan penolakan keras kepada Ibunya. Tetapi akhirnya AK luluh setelah disodorkan kuitansi pembayaran yang sangat mahal tersebut yang semula mau dirobeknya. Saat liburan itulah pelatihan diisi oleh pelatih yang profesional, dimana olehnya ditunjukkan kepada peserta liburan dua pilihan tontonan. Satu sisi (kanan) diperlihatkan layar LCD adegan tentang segala hal yang baik dan disisi lain (kiri) ada adegan yang menunjukkan kekerasan dan pembunuhan.

Keduanya diperlihatkan secara bersama-sama. Peserta dipersilakan untuk memilih. Tiba suatu waktu giliran yang terakhir, Adam Khoo ragu, sampai-sampai sang trainer menunggunya dua jam lebih sementara peserta lain sampai tertidur semua. Dan tiba2 Adam Khoo berteriak, “aku pilih kanan..!”. Sontak saja baik trainer maupun peserta lain yang sedang tidur menjadi terbangun.

Sejak saat itu sikap dan penampilan Adam Khoo menjadi berubah 180 derajat. Penampilannya yang dulu urakan sekarang terlihat rapi. Sikapnya yang acuh dan sombong serta “Big Boss” di sekolahnya berubah menjadi lebih sopan dan penuh percaya diri. Pernah suatu waktu, ada seorang guru perempuan yang lama memendam perasaan untuk bertanya, akhirnya bilang “Ada apa gerangan kok kamu berubah seperti ini, Adam?”. Adam berkata,” Saya ingin menjadi rangking satu di sekolah SMP Ping Yi ini. Lalu, guru tersebut mentertawakannya yang spontan Adam Khoo menjawabnya dengan berkata “Akan Saya Buktikan”.

to be continued ……

Reviewed by : AB 4 NK

3 Tanggapan

  1. sae nderek bingah, mangga anggen lelumban dedepe ridaning Gusti Allah langkung pethel

  2. pak zainal fanani itu master nlp to? sertifikasi mana? kalo mo belajar nlp ke beliau bisa ndak?

  3. you are the best … wis, pokok’e keren … thx 4 all🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: