SPA Empowering Forum III (SEF III) “True Story”

Ternyata benar, Adam Khoo membuktikannya saat Lulus SMP menjadi rangking SATU di sekolahnya dengan Nilai A semua. Kemudian dia merumuskan kembali tujuannya dan bercita-cita untuk masuk ke SMA Victoria Junior College sebuah SMU terbaik di Singapura. Dan ternyata berhasil meskipun awalnya dicemooh oleh banyak guru-guru SMP nya.

Bila anda jadi gurunya, anda pun mungkin melakukan hal yang sama. Bagaimana mungkin seorang yang berada di urutan 10 terburuk di SMP terburuk ingin lulus dengan nilai A semua dan masuk ke SMU terbaik.

Adam pun masuk ke National University of Singapore (NUS). Universitas terbaik di Singapura. Di NUS, ia berhasil masuk ke NUS Development Program. Inilah program bagi mahasiswa Top One Percent. Mahasiswa dengan prestasi akademis yang sempurna. Program bagi para jenius. Dari NUS, Adam lulus juga sebagai lulusan terbaik.

Itulah kesuksesan Adam di dunia akademisnya. Bagaimana dengan dunia bisnis? Prestasi Adam di dunia bisnis ditandai pada saat Adam berusia 26 tahun. Ia telah memiliki empat bisnis dengan total nilai omset per tahun US$ 20 juta.

Kisah bisnis Adam dimulai ketika ia berusia 15 tahun. Ia berbisnis music box. Bisnis berikutnya adalah bisnis training dan seminar. Pada usia 22 tahun, Adam Khoo adalah trainer tingkat nasional di Singapura. Klien-kliennya adalah para manager dan top manager perusahaan-perusahaan di Singapura. Bayarannya mencapai US$ 10.000 per jam.

Nah, sekarang mari kita merenung. Apa sebenarnya yang terjadi dengan Adam Khoo. Bagaimana seorang anak yang dicap bodoh, hobinya nonton TV dan main games bisa meraih sukses seperti itu? Sukses yang mungkin sekali tidak diraih oleh teman-teman seangkatannya. Teman-teman yang di SD-nya “pintar”?

Bagaimana dengan Yayasan SPA?

Bapak RUA Zainal Fanani menegaskan, bahwa mungkin kebanyakan dari kita memiliki OMS (Organisasi Mata Sayup) sehingga disetiap kegiatan selalu kurang semangat karena malas menghadapi TANTANGAN. Orang sukses bisa dilihat dari Pancaran Sinar Petromak eh.. maksudnya Sinar Pancaran/Tatapan Matanya yang selalu optimis dan semangat karena memiliki tujuan dan impian yang jelas (karena mimpi, GRATIS kan?). Selanjutnya, beliau menegaskan bahwa KEPUTUSAN merupakan Induk dari segala tindakan. Kita sering terlena dengan kenyamanan yang ada sementara kita melupakan Tantangan. Apakah ada “TEORI SENYUM?”, imbuhnya. Karena itu Kesuksesan membutuhkan Pengorbanan (Sacrifice). Kita pasti bisa belajar banyak dari kisah Adam Khoo ini. Tidak ada kata terlambat.. dan Kita PASTI BISA… BISA… BISA…

“Inna ma’al ‘usyri yushro. Fa inna-ma’al ‘usyri yushro”

“Innallaaha Laa Yughayyiru Maa Biqaumin. Hattaa yughayyiruu Maa-bi-an-fusihim”

Wallaahu a’lam Bi-shawab.

Note: salahsatu buku Adam Khoo berjudul : ”Master Your Mind, Design Your Destiny”

Reviewed by : AB-4-NK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: