Pengumuman: Pengalihan ke Web Resmi

Alhamdulillah, mulai bulan Mei tahun ini YPDP SPA Yogyakarta kini bermetamorfosis resmi dengan akta notaris baru menjadi Yayasan SPA Indonesia. Bersamaan dengan peralihan nama tersebut, kami pun mencoba mengalihkan blog ini ke web resmi kami di http://spa-indonesia.com/wp/
Semoga dapat dimaklumi adanya.
Terimakasih perhatiannya.

Chairil Anwar
Sekretaris Yayasan

SPA on Transformation (at least)

Assalaamu’alaikum Wr. Wb. Bagi pengunjung blogspa ini, seringkali gambar header yg ditampilkan terkesan monoton sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa perkembangan kantor pusat SPA ini adalah orang yang sangat peduli terhadap kemajuan dan kemapanan dalam organisasi sosial kemasyarakatan, khususnya dalam kiprah melayani komunikasi seluruh pecinta anak termasuk pendidik dan praktisi pendidikan.tentunya. Namun, Insya Allah kami akan terus berjuang mewujudkan secara bertahap termasuk dalam mewujudkan kantor dan gedung spa yang pantas dan layak.

Alhamdulillah, saat ini atas upaya pembangunan gedung spa, khususnya lantai dua saat ini tengah dalam tahap akhir penyelesaian (finshing). Tidak sedikit pula para donatur dan lembaga pemberi bantuan dana sangat membantu proses ini. Begitupun sajian blogspa ini, semoga bisa menjadi lebih aktif dalam menyajikan yang terbaik bagi pengunjung untuk menjalin terciptanya komunikasi yang efektif. Insya Allah.

Saran dan Masukan sangat kami harapkan.

Terimakasih.

Wass. Wr. Wb.

Apresiasi PUSPA

Alhamdulillah, pada tanggal 19 – 23 April yang lalu, yayasan Silaturrahim Pecinta Anak-anak (SPA) Indonesia, sukses menyelenggarakan Pelatihan Ustadz-Ustadzah, Pengasuh & Pendidik Anak (PUSPA) Tingkat Nasional Angkatan ke-20. Persiapan untuk agenda besar ini memang sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

Sedikit perkenalan, PUSPA adalah agenda rutin yang diadakan oleh Yayasan SPA Indonesia sebagai salah satu bukti konkrit kontribusi memajukan pendidikan bangsa di tingkat nasional. Dulunya kegiatan ini bernama PPA, namun dalam satu decade terakhir berubah menjadi PUSPA. Karena dilakukan secara rutin, maka setiap pengadaannya, juga di tandai dengan nomor angkatan, Alhamdulillah sampai dengan saat ini sudah sampai kepada angakatan ke-20. Dan semoga PUSPA ke-21 yang akan datang dapat berjalan lebih meriah dan lebih sukses dari PUSPA sebelumnya.

Karena kegiatan ini merupakan Pelatihan tingkat nasional, jadi para peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Untuk PUSPA ke-20 ini, mayoritas peserta berasal dari Pulau Kalimantan dengan jumlah peserta sebanyak 68 peserta yang mayoritas berprofesi sebagai guru. Itu pun juga terbagi dari beberapa dari wilayah di Kalimantan. Ada yang dari Bontang, Samarinda, Balikpapan dan lain-lain. Ada juga peserta yang berasal dari Toli-toli (Sulawesi), Lombok, Bengkulu, Karimun Jawa, Bekasi, solo, purbalingga dan berbagai daerah lainnya. Dari jogja pun juga ada tentunya. Subhanallah, Sungguh, luar biasa sekali semangat para peserta tersebut dalam menuntut ilmu. Semoga dengan niat yang lurus, kegiatan ini dapat bernilai ibadah bagi para peserta, panitia dan sponsor. Amiin.

PUSPA kali ini mempunyai tema “Menjadi Guru Unggul Menuju Pendidikan Berkarakter”. Tema ini diambil karena sesuai dengan materi pelatihan yang akan disampaikan. Selain itu, pendidikan berkarakter adalah hal yang sedang di galakkan oleh pemerintah pusat kita. Diharapkan peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi guru yang unggul dan dapat membentuk karekter yag baik bagi anak didik nya.

Siang itu, 19 April 2011, di Wisma BAPELKES, yang beralamat jalan Solo Km 12,8 Kalasan, Sleman, Yogyakarta, sudah ramai oleh peserta yang akan check in. Untuk PUSPA ke-20 ini, tempatnya sama seperti saat PUSPA sebelumnya di tahun 2007, yaitu Wisma BAPELKES Yogyakarta. Sebagian peserta ada yang dijemput oleh panitia, namun ada juga yang berangkat sendiri.

Ba’da Sholat Ashar, peserta diminta untuk masuk ke ruang pelatihan karena sebentar lagi acara akan dimulai. Pembukaan PUSPA ke-20 ini akan dibuka oleh Bupati Sleman, Yaitu Bapak Sri Purnomo. Sambil menunggu kehadiran beliau, Kak Muksin yang memandu acara, terlebih dahulu menghangatkan suasana dengan cara mengeluarkan beberapa ice breaking dan menyampaikan Profil tentang yayasan SPA Indonesia. Pukul 16.30, Pak Sri Purnomo tiba di ruang pelatihan. Maka acara pembukaan pun dimulai.

Acara di awali dengan pembacaan Al-Quran oleh Qori’ Ustadz Rony Suryo Widagda yang merupakan salah seorang guru SDIT Salsabila Jetis, Salah satu SDIT yang berada dibawah yayasan SPA Indonesia. Setelah itu, dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua yayasan SPA Indonesia, yaitu Bapak H. RUA Zainal Fanani. Beliau mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta yang sudah hadir dan menyamaikan apresiasinya atas antusiasme peserta untuk mengikuti acara ini.

Kemudian, dilanjutkan dengan kata sambutan yang disampaikan oleh bapak Sri Purnomo. Beliau merupakan Bupati kabupaten Sleman. Saat PUSPA ke-19, beliau juga yang membuka acara, namun saat itu beliau baru menjabat wakil bupati dan penjabat Bupati. Beliau sangat mengapresiasi adanya acara PUSPA ini. Ternyata, Pak Sri Purnomo juga pernah berprofesi sebagai guru selama puluhan tahu, sehingga, beliau pasti juga paham benar tentang seluk beluk pendidikan. Diakhir Kata sambutannya beliau menyampaikan perlunya pendidikan karakter di negeri tercinta ini. Beliau menyinggung banyaknya jumlah siswa di Yogyakarta yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) pada tahun ajaran yang lalu. Beliau menilai pelaksanaan UN di Yogyakarta dilaksanakan sejujur mungkin. Sehingga, hasil yang diperoleh benar-benar dari kemampuan siswa. “Percuma murid-murid kita mendapat nilai yang bagus, namun diperoleh dengan cara yang curang” , demikian pendapat beliau.

Acara dibuka secara simbolis dengan pemukulan Gong oleh bapak Sri Purnomo. Dilanjutkan penandatanganan Plakat untuk meresmikan SPA Training Center, yang merupakan perubahan nama dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Bina Insantama.
Acara dilanjutkan dengan kontrak belajar yang dipandu oleh Kak Muksin. Dan sedikit Ta’aruf untuk mengetahui masing-masing asal peserta. Kemudian dilanjutkan Coffee break dan persiapan untuk ke materi I yang akan disampaikan oleh Bapak H. RUA Zainal Fanani. Mau tau bagaimana suasana saat Pak Zainal menyampaikan materi??? Tunggu catatan Selanjutnya… tetap setia di http://www.blogspa.wordpress.com , OK. ^_^

By : SWY

Pembukaan PUSPA angkatan ke-20

Alhamdulillah, pada tanggal 19 – 23 April yang lalu, Yayasan Silaturrahim Pecinta Anak-anak (SPA) Indonesia, sukses menyelenggarakan Pelatihan Ustadz-Ustadzah, Pengasuh & Pendidik Anak (PUSPA) Tingkat Nasional Angkatan ke-20. Persiapan untuk agenda besar ini memang sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

Sedikit perkenalan, PUSPA adalah agenda rutin yang diadakan oleh Yayasan SPA Indonesia, sebagai salah satu bukti konkrit kontribusi memajukan pendidikan bangsa di tingkat nasional. Dulunya kegiatan ini bernama PPA, namun dalam satu dekade terakhir berubah menjadi PUSPA. Karena dilakukan secara rutin, maka setiap pengadaannya, juga di tandai dengan nomor angkatan, Alhamdulillah sampai dengan saat ini sudah sampai dengan angakatan ke-20. Dan semoga PUSPA ke-21 yang akan datang dapat berjalan lebih meriah dan lebih sukses dari PUSPA sebelumnya.

Karena kegiatan ini merupakan pelatihan tingkat nasional, jadi para peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Untuk PUSPA ke-20 ini, mayoritas peserta berasal dari Pulau Kalimantan, dengan jumlah peserta sebanyak 68 peserta yang mayoritas berprofesi sebagai guru. Itu pun juga terbagi dari beberapa dari wilayah di Kalimantan. Ada yang dari Bontang, Samarinda, Balikpapan dan lain-lain. Ada juga peserta yang berasal dari Toli-toli (Sulawesi), Lombok, Bengkulu, Karimun Jawa, Bekasi, Solo, Purbalingga dan berbagai daerah lainnya. Dari Jogja pun juga ada tentunya. Subhanallah, Sungguh, luar biasa sekali semangat para peserta tersebut dalam menuntut ilmu. Semoga dengan niat yang lurus, kegiatan ini dapat bernilai ibadah bagi para peserta, panitia dan sponsor. Amiin.

PUSPA kali ini mempunyai tema “Menjadi Guru Unggul Menuju Pendidikan Berkarakter”. Tema ini diambil karena sesuai dengan materi pelatihan yang akan disampaikan. Selain itu, pendidikan berkarakter adalah hal yang sedang di galakkan oleh pemerintah pusat kita saat ini. Diharapkan peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi guru yang unggul dan dapat membentuk karekter yag baik bagi anak didik nya.

Berikut Laporan tentang PUSPA angkatan ke-20 :

Siang itu, 19 April 2011, di Wisma BAPELKES, yang beralamat jalan Solo Km 12,8 Kalasan, Sleman, Yogyakarta, sudah ramai oleh peserta yang akan check in. Untuk PUSPA ke-20 ini, tempatnya sama seperti saat PUSPA sebelumnya di tahun 2007, yaitu Wisma BAPELKES Yogyakarta. Sebagian peserta ada yang dijemput oleh panitia, namun ada juga yang berangkat sendiri.

Ba’da Sholat Ashar, peserta diminta untuk masuk ke ruang pelatihan karena sebentar lagi acara akan dimulai. Pembukaan PUSPA ke-20 ini akan dibuka oleh Bupati Sleman, Yaitu Bapak Sri Purnomo. Sambil menunggu kehadiran beliau, Kak Muksin yang memandu acara, terlebih dahulu menghangatkan suasana dengan cara mengeluarkan beberapa ice breaking dan menyampaikan Profil tentang yayasan SPA Indonesia. Pukul 16.30, Pak Sri Purnomo tiba di ruang pelatihan. Maka acara pembukaan pun dimulai.

Acara di awali dengan pembacaan Al-Quran oleh Qori’ Ustadz Rony Suryo Widagda yang merupakan salah seorang guru SDIT Salsabila Jetis, Salah satu SDIT yang berada dibawah yayasan SPA Indonesia. Setelah itu, dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua yayasan SPA Indonesia, yaitu Bapak H. RUA Zainal Fanani. Beliau mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta yang sudah hadir dan menyamaikan apresiasinya atas antusiasme peserta untuk mengikuti acara ini.

Kemudian, dilanjutkan dengan kata sambutan yang disampaikan oleh bapak Sri Purnomo. Beliau merupakan Bupati kabupaten Sleman. Saat PUSPA ke-19, beliau juga yang membuka acara, namun saat itu beliau baru menjabat wakil bupati dan penjabat Bupati. Beliau sangat mengapresiasi adanya acara PUSPA ini. Ternyata, Pak Sri Purnomo juga pernah berprofesi sebagai guru selama puluhan tahun, sehingga, beliau pasti juga paham benar tentang seluk beluk pendidikan. Diakhir Kata sambutannya beliau menyampaikan perlunya pendidikan karakter di negeri tercinta ini. Beliau menyinggung banyaknya jumlah siswa di Yogyakarta yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) pada tahun ajaran yang lalu. Beliau menilai pelaksanaan UN di Yogyakarta dilaksanakan sejujur mungkin. Sehingga, hasil yang diperoleh benar-benar dari kemampuan siswa. “Percuma murid-murid kita mendapat nilai yang bagus, namun diperoleh dengan cara yang curang” , demikian pendapat beliau.

Acara dibuka secara simbolis dengan pemukulan Gong oleh bapak Sri Purnomo. Dilanjutkan penandatanganan Plakat untuk meresmikan SPA Training Center, yang merupakan perubahan nama dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Bina Insantama.

Acara dilanjutkan dengan kontrak belajar yang dipandu oleh Kak Muksin. Dan sedikit Ta’aruf untuk mengetahui masing-masing asal peserta. Kemudian dilanjutkan Coffee break dan persiapan untuk ke materi I yang akan disampaikan oleh Bapak H. RUA Zainal Fanani. Mau tau bagaimana suasana saat Pak Zainal menyampaikan materi??? Tunggu catatan Selanjutnya… tetap setia di http://www.blogspa.wordpress.com , OK. ^_^

By : SWY

BAMASPA INDONESIA (Baitul Maal SPA Indonesia)

Logo BAMASPA

BAMASPA INDONESIA (Baitul Maal SPA Indonesia) adalah salah satu divisi dalam yayasan Silaturahim Pecinta Anak-anak Yogyakarta ( SPA Yogyakarta). Divisi ini diidrikan pada tanggal 23 Desember 2010 di rumah bapak Prof. Dr. Indarto, DEA sebagai lembaga penyalur infaq dan shodaqoh yang menjadi salah satu bentuk kepedulian yayasan dalam kegiatan dakwah dan pendidikan.

Alhamdulillah, tanggal 20 Maret 2011 yang lalu, launching BAMASPA diresmikan oleh Bapak Amin Rais. berikut adalah Rancangan Program dari BAMASPA :

1) Pendidikan
I. Utama
Peningkatan kualitas pendidikan
Akttivitas/kegiatan
• Training :
1. Mendongeng untuk guru: khusus guru tervaforit di sekolah, 100org , @ Rp100.000,-
2. Metode Exelent Teaching: cara mengajar yang efektif, untuk semua guru,gratis, 50org,@ 50.000,- ,area Yogyakarta
3. Pengajaran TPA Metode Iqro’ : ustad/ah TPA DIY, bergilir dengan cakupan area (sleman,bantul,kulon progo, kota,gunung kidul), bertujuan membenarkan metode mengajar Iqro’ yang benar, 100org/area, @Rp 50.000,

• Beasiswa : SD,SMP,SMA,PT(STPI)
- Beasiswa Prestasi (SD)
• Untuk Salsabila group
• Masing2 sekolang dipilih 2 siswa terbaik pa-pi (2×5 SDIT = 10 anak)
• @Rp 1.000.000 / semester
• Rincian SPP/bulan Rp 150.000 x 6 = Rp 900.000 + Rp 100.000 alat sekolah
- Beasiswa Tak Mampu ( TK-SD)
• Untuk Salsabila group
• Masing2 sekolang dipilih 2 siswa terbaik pa-pi (2 x 8 SDIT = 16 anak)
• @Rp 1.000.000 / semester
• Rincian SPP/bulan Rp 150.000 x 6 = Rp 900.000 + Rp 100.000 alat sekolah
- Beasiswa Tak Mampu ( PT )
• Untuk STPI Bina Insan Mulia
• 10 mahasiswa tahun ajaran 2011-2012
• @Rp 2.500.000 / tahun atau Rp 250.000,-/bulan
• Rincian SPP/bulan Rp 240.000
- Beasiswa Prestasi
• Untuk mahasiswa STPI Bina Insan Mulia tahun ke-2 sampai akhir
• 2 anak per angkatan
• @ Rp 1.000.000,-/tahun
• Syarat :
 IPK min 3,0
 Prestasi penunjang lainnya
• Beasiswa studi lanjut guru
Beasiswa ini ditujukan kepada guru2 untuk peningkatan kualitas guru yang telah memiliki gerlar sarjana. Khusus guru yang kurang mampu.
• Pengelolaan wakaf untuk sarana pendidikan
Bamaspa sebagai penyalur dan pengelola segala bentuk wakaf untuk saran dan prasarana pendidikan dalam berbagai bentuk (uang,tanah, gedung, peralatan dll)
• Infaq pembangunan gedung sekolah
Bamaspa sebagai penyalur dan pengelola segala bentuk sigala bentuk infaq yang dikhususkan untuk pembangunan gedung sekolah (uang, barang bangunan dll)

2) Sosial & ekonomi
I. Utama
Aktivitas/kegiatan
• Layanan kesehatan:
 Menyediakan pelayanan kesehatan gratis untuk warga miskin
 Menyediakan tenaga medis dan dokter umum untuk melayani kesehatan masyarakat
 Menyediakan obat-obatan untuk warga sakit kurang mampu
 Kegiatan bersifat kondisional sesuai dengan kebutuhan
 Mengadakan donor darah
 Memfasilitasi pendonor yang ingin mendonorkan darahnya
 Bekerjasama dengan lembaga yang terkait
 Kegiatan bersifat siosial dan kondisional
 Peningkatan kualitas gizi warga masyarakat
 Posyandu gratis di daerah terpencil
 Pembagian susu dan vitamin gratis
 imunisasi
• Pemberdayaan UKM:
 Mengadakan training wirausaha bagi warga pengangguran bekerjasama dengan dinas tekait dan pihak-phak yang mendukung
 Pemberian modal dengan sistem pinjaman lunak
 Pengembalian sesuai dengan kesepakatan
 Mengadakan pendampingan UKM yang bekerjasama dengan BAMASPA
• Tanggap bencana:
 Penyaluran bantuan tenaga medis,relawan, bahan pangan, obat-obatan, dan pakaian apabila terjadi bencana
 Bekerjasama dengan SPA PEDULI, LSM-LSM peduli bencana, dan dinas pemerintah terkait

3) Program Khusus
I. Utama
Pengumpulan Zakat, Infaq, wakaf, & Shodaqoh
• Zakat fitrah
Pembangunan Masjid

Kajian kamis Malam di Fonispa

Malam itu, tak banyak peserta yang hadir di Asrama Fonispa(Forum Nisa’ SPA). namun, hal itu tak menyurutkan makna dari kajian tersebut. Kajian malam itu dimulai setelah sholat ‘Isya.

Seperti biasa, yang memberi tausiyah adalah Tuan Rumah, maka pada kesempatan itu yang memberi tausiyah adalah ketua Asrama FONISPA, Ustadzah Ningsih. Beliau merupakan Alumnus UIN Sunan kalijaga Yogyakarta, saat ini berprofesi sebagai salah satu guru di SDIT Saman Alfarisi Klebengan Yogyakarta.

pada kesempatan itu, ustadzah Ningsih menyampaikan bahwa sebagai seorang pendidik hendaknya kita menamkan pemahaman kepada anak didik kita bahwa belajar adalah sebuah kebutuhan. Bila hal ini sudah ditamkan kepada anak sejak dini, anak akan paham hakikat belajar yang sebenarnya. belajar bukan hanya sekedar mendapat nilai bagus. Belajar bukan hanya sekedar lulus ujian. Akan tetapi belajar adalah ketika anak-anak dapat mengetahui sesuatu yang benar-benar ingin ia ketahui.

Dengan menanamkan belajar sebagai kebutuhan bagi anak, secara tidak langsung kita akan mengarahkan anak untuk mencapai cita-cita nya karena anak akan belajar sesuatu tentang cita-cita nya itu dengan enjoy tanpa paksaan dari siapapun.

Ustadzah Ningsih juga menyampaikan hendaknya sebagai seorang guru juga mengusai perkembangan Teknologi. dengan adanya akses informasi yang mudah membuat pengetahuan anak-anak menjadi tak terbatas. Secara otomatis anak-anak akan bertanya tentang hal-hal baru yang didapatnya tersebut. Sebagai sseorang guru yang baik tentu kita juga harus dapat menjawab pertanyaan itu dengan baik pula.

Dan, kita juga harus menanamkan aqidah, ibadah, dan akhlak dengan memberikan contoh pada kehidupan sehari-hari. Hal ini membuat anak-anak akan lebih mudah memahami konsep aqidah, ibadah dan akhlak tersebut.

Nah.. itu tadi intisari kajian Kamis malam tanggal 17 Maret 2011 yang lalu. sampai jumpa di pertemuan berikutnya…..

PAMFLET PUSPA 2011

PAMFLET PUSPA 2011

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.